
KOTA LANGSA, Jejak Informasi – Di tengah pesatnya pembangunan Kota Langsa, masih ada gedung sekolah peninggalan Belanda yang hingga kini tetap berdiri kokoh. Bangunan tua ini menjadi saksi bisu perjalanan pendidikan di Bumi Serambi Mekkah.

Beberapa gedung tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Langsa Kota, seperti gedung Bale Juang yang saat ini di jadikan medium dan sebagian masih difungsikan sebagai sekolah hingga saat ini.
Salah satu yang paling dikenal adalah SDN 1 di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota. Gedung yang dibangun sekitar tahun 1900 ini masih mempertahankan ciri khas arsitektur kolonial Belanda.
Ciri utamanya: dinding bata tebal hampir 30 cm, ventilasi tinggi, jendela kayu besar, dan atap berbentuk limas dengan plafon kayu jati. Untuk atap gedung ini sudah diganti dengan seng metal, dukungnya genteng.

Kepala SDN 1, Hj. Suryani, SPd mengatakan, gedung ini sudah berusia lebih dari 126 tahun yang di jadikan ruang belajar 7 ruang, posisi di apit oleh gedung lain yang di bangun oleh Pemerintah kita, jadi pas di tengah, di ruang gedung jaman ini telah melahirkan tokoh – tokoh naaional Dan tokoh politik lokal lainya.
“Alhamdulillah sampai sekarang masih layak pakai. Kalau hujan di luar, di dalam tetap sejuk. Anak-anak juga bangga belajar di sekolah bersejarah,” ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Selain SDN 1, ada juga SMPN 1 tidak jauh Dari sekolah tersebut yang sebagian bangunannya juga peninggalan Belanda.
Warga sekitar, Budhi mengaku sejak kecil sudah sekolah di gedung itu.
“Dulu meja kursinya juga masih kayu jati peninggalan Belanda. Sekarang sudah diganti, tapi gedungnya masih sama. Harus dijaga, ini warisan,” ujarnya.
Pemko Langsa dapat menetapkan gedung-gedung SDN 1 ini sebagai Cagar Budaya”Jangan sampai karena tidak terawat lalu dibongkar. Ini aset sejarah pendidikan di Langsa. Bisa jadi wisata edukasi juga,” harapnya.
Hingga kini, gedung sekolah peninggalan Belanda di Kota Langsa masih berdiri dan terus digunakan untuk mencerdaskan anak bangsa, menghubungkan masa lalu dengan masa depan.(Mus##)

Tidak ada komentar