x

Pasar Tani Aceh 2026 Ikut Semarakkan HUT ke-25 Kota Langsa

waktu baca 4 menit
Kamis, 15 Okt 2026 07:04 53 Mustafa Adm Perwakilan Aceh

Kota Langsa,Jejak Informasi.id– Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa menggelar Pasar Tani Aceh 2026 di Lapangan Merdeka Kota Langsa, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Langsa, Kamis, 15 Oktober 2026.

Mengusung tema “Jadikan Pasar Tani sebagai Wadah Pemasaran bagi Petani Kota Langsa”, kegiatan ini menjadi upaya memperluas akses pemasaran hasil pertanian, mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh Pertamina, Bulog, dan sektor ESDM.

Beragam produk tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari sembako, telur, makanan dan minuman, buah-buahan, sayuran, pupuk, bibit tanaman, hingga gas LPG 3 kilogram. Produk dipasarkan langsung oleh petani dan pelaku UMKM sehingga dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan pilihan harga yang lebih kompetitif bagi masyarakat.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Asisten I Setda Kota Langsa, Al Azmi, S.STP., M.AP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas penyelenggaraan Pasar Tani yang bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-25 Kota Langsa.

“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan Pasar Tani ini. Kegiatan tersebut sangat positif karena mendukung pemasaran hasil pertanian, membantu pemulihan ekonomi pascabencana, serta menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Langsa terus berupaya membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran produk. Salah satunya melalui kegiatan *Car Free Day* (CFD) yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk berinteraksi langsung dengan konsumen.

Melalui kegiatan Pasar Tani, ia berharap petani dan pelaku UMKM semakin terbantu dalam memasarkan produknya, sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan penuh kekompakan, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat Kota Langsa,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., melalui Kepala Bidang Hortikultura, Ir. Chairil Anwar, M.P., menjelaskan bahwa Pasar Tani Aceh merupakan bagian dari rangkaian *roadshow* yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sesuai arahan Gubernur Aceh untuk memperluas akses pemasaran produk pertanian dan UMKM.

Ia menyebutkan, Pasar Tani sebelumnya pernah diselenggarakan di Kota Langsa pada 2022 dengan melibatkan 60 UMKM dan mencatat omzet sekitar Rp126 juta. Pada pelaksanaan 2023, kegiatan tersebut diikuti 50 UMKM dengan omzet sekitar Rp80 juta.

“Pada 2026 ini, kami kembali hadir di Kota Langsa dengan harapan omzet yang dicapai dapat melampaui hasil tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Chairil.

Menurutnya, Pasar Tani dirancang untuk memperpendek rantai pemasaran dengan mempertemukan produsen secara langsung dengan konsumen. Dengan mengurangi perantaraan, petani diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih baik, sementara masyarakat dapat membeli produk dengan harga lebih terjangkau.

“Melalui Pasar Tani, produsen dapat menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen. Kita berharap mekanisme ini dapat membantu menekan biaya distribusi, menjaga keterjangkauan harga pangan, dan mendukung upaya pengendalian inflasi,” jelasnya.

Chairil juga menyoroti komoditas bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit yang kerap menjadi perhatian dalam pergerakan harga pangan.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga kompetitif, Pasar Tani juga menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM. Panitia menyediakan fasilita sehingga peserta dapat memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.

“Pasar Tani bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi UMKM. Konsumen dapat melihat dan menilai langsung produk yang ditawarkan, sementara pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas pasar,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Pasar Tani Aceh 2026 di Kota Langsa dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi petani, pelaku UMKM, serta masyarakat. Apabila pelaksanaan kali ini berjalan baik, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di Kota Langsa pada November mendatang.

Melalui kegiatan ini, sinergi Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Langsa diharapkan semakin memperkuat pemasaran hasil pertanian, mendorong pertumbuhan UMKM, menjaga keterjangkauan harga pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Mus##)

Mustafa Adm Perwakilan Aceh

Jejak Informasi.id/ADM Wil - Aceh
Phone : +62 821 834 3334

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x