x

Suasana tegang di ruang sidang utama pengadilan Negeri Jakarta Timur mendadak riuh DA memanas

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Nov 2026 12:34 14 Rudi Jpg

 

 

Jakarta.jejakinfomasi.id.Momen mendebarkan terjadi saat Presiden ke-7 RI Joko Widodo secara langsung memamerkan fisik ijazah pendidikannya mulai dari tingkat SD hingga sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) tepat di hadapan Roy kamis.(5/11/2026)

 

 

Langkah Jokowi yang secara terbuka melunasi rasa penasaran publik tersebut seketika disambut riuh sorot lampu kilat kamera dan celetukan pengunjung.

 

Namun, di tengah atmosfer sidang yang tegang itu, respons berkebalikan justru diperlihatkan oleh sang terdakwa, Roy Suryo.

 

Roy Suryo, sosok yang selama bertahun-tahun menuding lembaran-lembaran itu palsu, berdiri hanya berjarak beberapa jengkal.

 

Alih-alih terperangah saat bukti fisik itu dibentangkan tepat di depan mukanya, pakar telematika tersebut justru tersenyum simpul lalu tertawa lebar.

 

Roy, bersama tim kuasa hukumnya, segera mengarahkan kamera ponsel ke arah dokumen yang tengah diangkat Jokowi, mengabadikan setiap sudut lembaran yang dipersoalkannya.

 

Permintaan Khusus di Meja Hijau

 

Adegan pembuktian tersebut bermula ketika jaksa penuntut umum membawa barang bukti dokumen pendidikan Jokowi ke hadapan majelis hakim.

 

Setelah berkas diverifikasi di atas meja hijau, Jokowi tak langsung kembali ke tempat duduknya. Ia menatap ketua majelis hakim dan menyuarakan permohonan yang tidak lazim dalam protokoler kesaksian.

 

“Kalau dibolehkan, saya mau menunjukkan ijazah saya dari SD, SMP, SMA sampai ijazah S1 saya ke hadirin juga, yang mulia,” kata Jokowi memohon kepada hakim, dikutip dari Sukabumi update coom.

 

Mendengar permohonan saksi korban, hakim memberikan izin. Jokowi berbalik badan menghadap ke bangku hadirin.

 

Dengan kedua tangannya, ia mengangkat satu per satu ijazah tersebut ke udara, memperlihatkannya secara terbuka ke hadapan para pengunjung sidang dan awak media.

 

Reaksi hadirin meledak. Teriakan dan tepuk tangan langsung menggema di seisi ruangan, membuat aparat peradilan sempat melayangkan teguran demi menertibkan ketertiban sidang.

 

Tak jauh dari posisi Jokowi, Roy Suryo tetap menyunggingkan tawa tanpa henti, memandang gestur mantan presiden itu dengan tatapan penuh ironi.

 

Setelah memastikan dokumen tersebut tersorot jelas ke seluruh penjuru ruangan dan majelis hakim, Jokowi kembali ke kursi pemeriksaan dengan gestur tenang.

 

Membeberkan Jejak Sekolah dari Surakarta ke Bulaksumur

 

Aksi Jokowi memperlihatkan dokumen fisik tersebut melengkapi keterangan lisannya mengenai rekam jejak pendidikan formal yang ia tempuh.

 

Menjawab rentetan pertanyaan penuntut umum, Jokowi merunut memori masa kecilnya di Surakarta hingga kelulusannya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta.

 

“Saya SD di SDN Nomor 111 Surakarta. SMP-nya di SMPN 1 Kota Surakarta. SMA di SMAN 6 Surakarta,” kata Jokowi.

 

Selepas menamatkan bangku sekolah menengah atas di Kota Solo, Jokowi melanjutkan studinya di jenjang strata satu pada Fakultas Kehutanan UGM.

 

Rincian riwayat itu dibeberkannya secara runut sebagai bantahan langsung atas tuduhan manipulasi data akademik yang terus bergulir di media sosial.

 

Sorot Mata Kaesang dan Kahiyang di Baris Terdepan

 

Di sudut lain ruang persidangan, dua anak Jokowi, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu, duduk merapat di deretan bangku pengunjung paling depan.

 

Keduanya hadir khusus untuk mengawal sang ayah yang harus duduk berjam-jam memberikan keterangan di bawah sumpah peradilan.

 

Sepanjang momen Jokowi memperlihatkan ijazah dan suara tawa terdakwa merebak, Kaesang dan Kahiyang tampak menyaksikan dengan tatapan dingin tanpa beranjak dari tempat duduknya.

 

Ref.Rudi.jpg

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x