
Kota Langsa, Jejak Informasi.id – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Kota Langsa tahun 2026 dengan thema besar: “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara”.

Mungkin dalam penyusunan Thema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Walikota Langsa, Jeffry Sentana, S Putra, S, mungkin thema itu sangat relevan dengan kondisi Kota Langsa saat ini yang baru saja dilanda berbagai ujian dan bencana.
Setahun terakhir ini kita dihantam bencana bertubi-tubi. Ada banjir besar di bulan Nopember 2025 yang merusak Jalan dan puluhan rumah warga, ada kabut asap kiriman yang membuat udara kita tidak sehat sampai hari ini. Maka di HUT ke-25 ini, Kota Langsa harus Bangkit dari Bencana.
Makna dari thema “Gerak Cepat Bantu Rakyat, artinya Pemko Langsa tidak boleh lambat dan bertele-tele dalam melayani rakyat yang sedang susah. Sementara makna Menuju Langsa Juara sebagai visi besar Kota Langsa ke depan.

Bisa kita artikan JUARA itu singkatan. J : Jujur dalam anggaran, U : Unggul dalam pelayanan, A : Aman dari bencana, R : Ramah lingkungan, A : Amanah melayani rakyat. Itulah Langsa Juara yang kita cita-citakan di usia 25 tahun ini, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Acara HUT Pemko Langsa ke-25 tahun ini digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diisi dengan pesta dan panggung hiburan mewah, tahun ini Pemko Langsa menggelar aksi nyata “Gerak Cepat Bantu Rakyat”.
Adapun rangkaian aksi HUT ke-25 dengan thema Bangkit dari Bencana tersebut adalah, Gerak Cepat Bagi Masker akibat asap kiriman, Pemko Langsa membagikan 10.000 masker gratis kepada warga, pelajar, tukang becak, dan pedagang pasar. Masker dibagikan langsung oleh Kepala OPD dengan turun ke jalan.
Warga yang peduli kondisi Kota Langsa Thema Bangkit dari Bencana ini sangat menyentuh. Kami sebagai warga Kota Langsa siap mendukung Gerak Cepat Bantu Rakyat.
Tokoh masyarakat Kota Langsa, Sayed Saifullah, mengapresiasi thema HUT ke-25 ini. “Selama 25 tahun Langsa berdiri, baru kali ini themanya sangat membumi dan merakyat. Tidak muluk-muluk. Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat. Itu yang dibutuhkan rakyat sekarang. Bukan pesta-pesta. Kami bangga dengan Pemko Langsa sekarang,” ujarnya.
Puncak acara HUT ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan Kota Langsa agar terbebas dari bencana banjir dan kabut asap, serta pemotongan tumpeng 25 tingkat yang melambangkan 25 tahun pengabdian Kota Langsa untuk rakyat. (Mus##)

Tidak ada komentar