
Kota Langsa, Jejak Informasi.id – Pembakaran tumpukan sampah liar di area Taman Krueng Langsa dikeluhkan warga dan keluarga pasien. Asap pekat dari pembakaran masuk ke ruangan RSUD Kota Langsa yang jaraknya hanya ± 3 meter, lokasi Pembakaran sampah bersebelahan dengan ruang perawatan pasien Rumah Sakit, Rabu ,26 Agustus 2026 padi menjelang siang.

Kejadian ini dinilai sangat mengganggu, terutama bagi pasien dengan penyakit pernapasan.
Asap Masuk Ruang Perawatan
Pantauan Jejak Informasi.id Perwakilan Aceh, titik pembakaran berada di sudut Taman Krueng Langsa atau area jogging track yang bersebelahan dengan pagar rumah sakit dan sangat dekat dengan ruang perawatan pasien.Tumpukan sampah plastik, ranting, dan daun dibakar hingga menimbulkan asap putih dan bau yang terbawa angin ke arah RSUD.
“Sudah 2 jam ini asap masuk ke ruang ICU dan ruang anak. Pasien sesak, keluarga sampai menutup pintu dan AC. Bau sangitnya menyengat,” kata Ainun, 38 tahun.

Perawat jaga RSUD Langsa, membenarkan “Kami sampai semprot pewangi dan tutup ventilasi. Kasihan pasien asma dan bayi. Ini sudah sering terjadi,” ujarnya.
Salah seorang warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi Taman Krueng Langsa, Ariman, taman ini merupakan ruang terbuka hijau dan tempat olahraga warga. Namun belakangan kerap dijadikan tempat pembuangan dan pembakaran sampah liar.
“Sangat disayangkan. Tamannya bagus untuk lari pagi, sekarang malah jadi tempat bakar sampah. Asapnya ke rumah warga dan ke rumah sakit,” kata Ariman, pengguna taman.
Pembakaran sampah sembarangan melanggar Perda Kota Langsa No. 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah.
“Pasal 37, setiap orang dilarang membakar sampah di ruang terbuka. Sanksinya bisa teguran, denda, sampai pidana. “Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi kesehatan. Apalagi dekat rumah sakit. Kami minta warga yang melihat langsung lapor,” ujarnya.(Mus##)

Tidak ada komentar