x

Jalan Ciwangi Penghubung Tiga Desa di Sukabumi Rusak Parah,Sepenuhnya Andalkan Swadaya Masyarakat

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 01:31 18 AB Rahman

Sukabumi, jejakinformasi id.11 Juni 2026  Kondisi Jalan Ciwangi yang menjadi penghubung antara Kampung Dangdeur dan Cibungur di Kabupaten Sukabumi kini memprihatinkan. Ruas jalan yang membentang sepanjang dua kilometer ini melintasi tiga desa, yaitu Desa Lengkong, Desa Cilangkap, dan Desa Bantar Agung, serta mencakup wilayah dua kecamatan: Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Jampang Tengah.

Sejak pertama kali dibangun, jalan ini sama sekali belum pernah mendapatkan alokasi dana dari pemerintah maupun Dana Desa. Hingga tahun 2026 ini, seluruh proses pembangunan dan perawatannya sepenuhnya mengandalkan swadaya masyarakat setempat.

Kini, kondisi jalan tersebut rusak parah dengan permukaan yang dipenuhi lubang-lubang dalam sepanjang ruasnya. Hal ini memicu keluhan mendalam dari warga Cidangder. Padahal, masyarakat telah berulang kali menyampaikan pengaduan kepada Pemerintah Desa, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun realisasi bantuan dari pihak berwenang. Akibatnya, rasa kecewa menyelimuti hati warga karena harapan mendapatkan akses jalan yang layak belum juga terwujud.

Salah seorang warga yang disapa Abdul Ahmad Junaidi.saat ditemui awak media di lokasi jalan pada Kamis (11/6/2026) menjelaskan langkah yang diambil masyarakat. “Karena belum ada tanggapan dari pemerintah, kami berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya. Kebutuhan anggaran sekitar Rp30 juta, sejauh ini sudah terkumpul Rp20 juta yang sudah dibelanjakan untuk membeli pasir, batu gumpal, semen, dan papan. Masih ada kekurangan sekitar Rp10 juta lagi,” ungkapnya.

lanjut Abdul memohon perhatian serius dari pemerintah terkait. Menurutnya, jalan ini merupakan satu-satunya akses utama yang menopang perekonomian warga. Kerusakan parah membuat aktivitas pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari menjadi terhambat. Belum lagi risiko keselamatan yang tinggi: sering terjadi kecelakaan lalu lintas baik kendaraan roda dua maupun roda empat ujarnya.

Di musim hujan, lubang-lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat dan berbahaya. Sebaliknya, saat musim kemarau, permukaan jalan yang berbatu menimbulkan debu tebal yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.

Melalui pemberitaan ini, diharapkan pemerintah terkait segera memberikan perhatian dan tindak lanjut nyata agar Jalan Cidangder penghubung Ciwangi-Pamoyanan ini dapat diperbaiki secara layak demi kesejahteraan masyarakat tiga desa di Kabupaten Sukabumi.

(Ref AB Rahman)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x