Kabupaten Sukabumi Dorong Keberlanjutan Program Keluarga SIGAP untuk Generasi Emas 2045

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

Sukabumi,Jejakinformasi.id 25-27 November 2025 Pemerintah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat bersama Kementerian Desa PDT Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Kesehatan dan Keluarga SIGAP menyelenggarakan Lokakarya Keberlanjutan Program Keluarga SIGAP.

Kegiatan ini bertujuan mendorong integrasi Program Keluarga SIGAP ke dalam perencanaan dan penganggaran desa sebagai bagian dari pencapaian Generasi Emas 2045Program Keluarga SIGAP merupakan kampanye perubahan perilaku dengan mempromosikan tiga perilaku utama:

• Imunisasi rutin lengkap dan sesuai jadwal,

• Cuci tangan pakai sabun (CTPS),

• Pemberian makanan bergizi dan camilan sehat.

Program ini telah menjangkau keluarga dengan anak usia 0–24 bulan melalui pelatihan kader kunjungan rumah kelas ibu baduta dan penggunaan media interaktif seperti poster dan alat permainan sebagai sarana komunikasi antara kader dan orang tua baduta, termasuk memanfaatkan media sosial.

Sebagai tindak lanjut dari uji coba pada tahun 2023, pada tahun 2025 ini Keluarga SIGAP diimplementasikan pada 3 wilayah scale up, yaitu Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat Kabupaten Brebes di Jawa Tengah dan Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan.

Di Kabupaten Sukabumi sendiri Program Keluarga SIGAP hingga Oktober 2025 telah menjangkau 53.456 baduta dari 285 desa Sebanyak 3.876 kader dari 2.670 posyandu telah diberikan pelatihan dan telah melakukan 52.805 kunjungan rumah pertama, dilanjutkan dengan 2.963 Kelas Ibu Baduta di Posyandu.”Kami melihat SIGAP sebagai pendekatan yang konkret dan berdampak langsung pada keluarga.Ini bukan sekadar program tapi gerakan masyarakat,” ujar Nuwirman,

Penasihat Advokasi Keluarga SIGAP fasilitator utama kegiatan lokakaryaArdi Prastowo, Team Leader Program Keluarga SIGAP menyampaikan, “Kami berharap desa-desa di Sukabumi dapat melanjutkan program ini secara mandiri.

Dukungan Dana Desa sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan. Kami mengajak para kepala desa untuk berkomitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan program ini.”Sappe MP Sirait, Analisis Kebijakan Ahli Madia pada Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, dari Kementerian Desa PDT sebagai salah satu narasumber kegiatan ini, juga menyampaikan “Melalui lokakaya ini, kami berharap pemanfaatan Dana Desa untuk kesehatan dasar dapat dipahami dan diterapkan secara optimal.

Komitmen kami adalah memastikan setiap desa memiliki akses layanan kesehatan yang lebih baik dan mendukung keberlanjutan program Keluarga SIGAP (Imunisasi, cuci tangan pakai sabun, makanan bergizi dan camilan sehat).” Andriyansyah Subandi, S.TP, M.Si, Sekretaris Dinas, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukabumi, juga menyampaikan ” Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala desa yang akan mengalokasikan dana desa untuk keberlanjutan Program Keluarga SIGAP.

Dukungan ini sangat penting karena program mencakup imunisasi, cuci tangan pakai sabun serta penyediaan makanan pendamping ASI bernutrisi Kami berkomitmen mendukung keberlanjutan program ini bersama kementerian dan dinas terkait agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.”Dr. Mulus Wijaya Kusuma, Ketua Tim Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sukabumi, menyatakan “Program Keluarga SIGAP sejalan dengan Skema Program Sukabumi Sakti, yang berfokus pada pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Lemahnya Pengawasan dan Tidak Sesuai RAB, Jalan Pajagan‑Cikiray Rusak Dalam Hitungan Hari Setelah Pengaspalan

Program ini secara khusus mendukung peningkatan pengetahuan warga mengenai imunisasi dasar lengkap, cuci tangan pakai sabun, serta penyediaan makanan pelengkap bergizi. Kami mendukung keberlanjutan program ini karena sejalan dengan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menurunkan stunting, dan membangun fondasi kesehatan keluarga yang kuat.”H. Cucu Sumintardi, SKM, MKM, Kepala Bidang Upaya dan Pembiayaan Kesehatan, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Sukabumi juga menegaskan, ”Kami telah melakukan berbagai intervensi spesifik, sebagai upaya menurunkan angka stunting.

Program Keluarga SIGAP sejalan dengan upaya tersebut, sehingga memberikan dampak nyata yang tercermin dalam tren penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.”Kegiatan lokakarya ini berlangsung selama tiga hari, pada 25, 26 dan 27 November 2025, serta mengundang 285 kepala desa. Menyasar kesiapan masing-masing daerah dalam mengadopsi program Keluarga SIGAP.

Para peserta lokakarya diharapkan semakin memahami urgensi program Keluarga SIGAP dalam percepatan penurunan stunting serta berkomitmen mengintegrasikan upaya tersebut ke dalam perencanaan desa, termasuk pengalokasian anggaran. Dukungan teknis dari Kementerian Desa, Dinas PMD, dan Bappeda turut memperkuat langkah menuju Generasi Emas 2045.

Tentang Program Keluarga SIGAPGavi – the Vaccine Alliance, Unilever – dengan produk sabun pembasmi kuman ternama – Lifebuoy, dan The Power of Nutrition – sebuah lembaga amal dunia yang memfokuskan diri pada pemberantasan malnutrisi, bersatu dalam sebuah kemitraan multi-sektoral yang inovatif di Indonesia.

Program Keluarga SIGAP – keluarga Siaga dukung kesehatan, Siap hadapi masa depan – menggunakan pendekatan holistik untuk mencegah penyakit dengan memfokuskan diri kepada perilaku imunisasi rutin lengkap sesuai jadwal, cuci tangan pakai sabun, dan nutrisi pada anak. Ketiga perilaku ini, bila digabungkan, telah terbukti menjadi cara yang paling efektif untuk mengurangi angka kematian pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

Dari tahun 2022 hingga 2025, kemitraan ini berupaya untuk menjangkau satu juta anak Indonesia, dengan fokus pada anak-anak berusia 0-2 tahun, di daerah di mana kasus malnutrisi dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi menunjukkan angka yang tertinggi.

(Candra)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejakinformasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Bakti PU ke-80 ,Bupati Sukabumi “ Momentum Perkuat Komitmen Pengabdian 
BPKD Gelar Pembinaan Pengelolaan Perpres 72/2025 sekda Tekankan pentingnya Ketertiban Aset Daerah
BUPATI SUKABUMI LANTIK 8.164 (PPPK) DEMI PENGABDIAN DAN PELAYANAN PUBLIK.
Berjalan Sejak 24 November, Pembangunan Jalan Pakuwon-Cipeuteuy Disambut Meriah, Jawab Kekhawatiran Musim Penghujan
Komisi V DPR RI Dukung Penambahan Gerbong KAI Perkuat Layanan Transportasi Publik
Realisasikan Banprov TA 2025  Desa Cibodas Bojonggenteng kades H.ujang Suparman jadi panutan Warga setempat pun menyambut positif
Desa Purwasari Cicurug terbaik dalam penanganan stunting tingkat nasional tahun 2025 
infrastruktur di wilayah ciambar pasir angin terabaikan Tak Kunjung Diperbaiki kurangnya perhatian pemerintah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 10:18 WIB

Hari Bakti PU ke-80 ,Bupati Sukabumi “ Momentum Perkuat Komitmen Pengabdian 

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:28 WIB

BPKD Gelar Pembinaan Pengelolaan Perpres 72/2025 sekda Tekankan pentingnya Ketertiban Aset Daerah

Senin, 1 Desember 2025 - 12:33 WIB

Berjalan Sejak 24 November, Pembangunan Jalan Pakuwon-Cipeuteuy Disambut Meriah, Jawab Kekhawatiran Musim Penghujan

Rabu, 26 November 2025 - 05:13 WIB

Kabupaten Sukabumi Dorong Keberlanjutan Program Keluarga SIGAP untuk Generasi Emas 2045

Senin, 24 November 2025 - 14:18 WIB

Komisi V DPR RI Dukung Penambahan Gerbong KAI Perkuat Layanan Transportasi Publik

Berita Terbaru