Sukabumi–Jejakinformasi.id-Cuaca ekstrem kembali menguji ketabahan warga kejadian pukul 03 :00 wib(shubuh sebelum sahur) sembilan rumah Huntara atap nya habis di terjang angin puting beliung di kampung talaga darmawangi RT19/07 desa Sirnasari kecamatan Pabuaran kabupaten Sukabumi Selasa 24/02/2026.
Berdasarkan informasi warga di lapangan waktu sebelum menjalankan sahur warga tersebut berlarian karna takut mendengar Gerungan suara angin sambil keluar membawa alat alat yang bisa di selamat kan dipindahkan ke musola yang ada di lokasi kejadian warga sesegera mungkin keluar rumah Pasalnya menghindari pohon yang ada di sekitar hunian menimpa Hunian Huntara tersebut.
“Kejadiannya sangat cepat Dahsyatnya hantaman angin membuat atap dari terpal terlepas dari rangkanya Lantaran tiupan yang begitu kuat Kejadian ini sempat memicu kepanikan di antara penghuni huntara.
Namun situasi ini terasa ironis Pasalnya hingga berita ini diturunkan, belum terlihat langkah nyata dari pihak terkait untuk menangani kerusakan tersebut keterangan Tokoh Agama dan warga bahwa selama kejadian longsor dan pengeseran tanah pada tgl4/12/2024 sampai saat ini dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat belum ada pengerakan sama sekali untuk warga yang terdampak musibah.
Selama ini tinggal di huntara satu Tahun lebih belum ada realisasi untuk di pindahkan atau di bangun tempat yang layak makanya warga memohon ke pihak tekait pemerintah Daerah dan pemerintah pusat agar melihat dan mendengar keluhan kami di sini…ungkap salah satu warga Engan di sebutkan namanya.
Harapan warga pemerintah merespon cepat keadaan kami di sini sambil warga membayangkan pemerintah segera merealisasikan dan membantu membangun rumah dari pemerintah yang pasti di tahun 2026 ini jangan kami yang terdmpak bencana longsor dan pengerakan tanan di tahun 2024 belum juga teralisasi.
Reporter.(Rudi.K)












