
Kota Langsa, Jejak Informasi.id – Penyaluran bantuan banjir tahap ke III untuk warga Kota Langsa yang terdampak banjir masih dalam proses di Kementerian Sosial RI dan BPS di Jakarta. Jika anggaran sudah tersedia, PT. Pos Indonesia akan segera memberikan undangan kepada penerima.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP, kepada media Jejak informasi.id Perwakilan Aceh, Sabtu , 26 September 2026 di pendopo Walikota Langsa.
“Untuk bantuan banjir tahap I dan Tahap II sudah selesai kita salurkan melalui PT. Pos. Untuk tahap ke III ini masih berproses di Kemensos dan BPS Pusat untuk dipasarkan data penerima jadup. Data kita sudah kirim semua, tinggal menunggu anggaran dari pusat,” ujar Darma Putra.
Menurutnya, jumlah korban banjir di Kota Langsa yang menerima bantuan tahap III ini ada ribuan KK yang tersebar di 5 kecamatan. Data tersebut sudah diverifikasi dan sudah masuk di DTKS Kemensos.

“Jadi masyarakat harap bersabar. Bukan kita yang tahan bantuannya, tapi memang anggarannya masih di proses di Kemensos. Begitu anggaran turun dan perintah bayar sudah ada, PT. Pos Indonesia Cabang Langsa akan langsung memberikan undangan kepada penerima untuk mencairkan bantuan di Kantor Pos,” jelasnya.
Darma Putra juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu hoax yang mengatakan bantuan banjir tahap III tidak akan cair lagi.
“Isu itu tidak benar. Bantuan pasti cair, hanya waktunya saja yang belum. Karena proses di kementerian dan BPS kan butuh waktu. Yang jelas data penerima tahap III sudah ada di kita, tinggal tunggu pencairan saja,” tegasnya.
Ia juga meminta kepada para Geuchik dan Camat untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak resah.
“Kalau ada yang tanya ke gampong, tolong dijelaskan bahwa bantuan tahap III masih di proses di Kemensos dan BPS Pusat. Begitu sudah ada anggaran, PT. Pos akan undang warga sesuai jadwal,” tutupnya.
Darma juga menguraikan secara detil proses Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) Tahap III untuk korban banjir Kota Langsa saat ini masih dalam proses verifikasi dan validasi pemadanan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat di Jakarta.
“Benar, untuk Jadup Tahap III masih di verifikasi dan validasi pemadanan di BPS Pusat. Setelah selesai di BPS, baru dikembalikan ke Kemensos untuk proses pencairan anggaran,” ujar Armia.
Menurutnya, proses pemadanan di BPS Pusat ini sangat penting untuk memastikan data penerima benar-benar valid dan tidak ganda atau tumpang tindih dengan bantuan lain.
“Jadi masyarakat harap bersabar dan harap maklum. Begitu proses di BPS Pusat selesai dan anggaran sudah tersedia, PT. Pos Indonesia akan segera memberikan undangan pencairan kepada penerima sesuai alamat masing-masing,” jelasnya.
Dinsos Kota Langsa meminta masyarakat untuk tidak termakan isu hoax yang menyebut Jadup Tahap III tidak cair.
“Insya Allah cair, kita doakan saja proses di BPS Pusat cepat selesai,” tutupnya. (Mus##)

Tidak ada komentar