Notification

×

Iklan

Lembaga AJWI Lakukan Investigasi, Buka Tabir Dibalik Tragedi Tembok Kolam Jebol Timbun Santri/Siswa Yaspida Darussyifa Sukabumi

Minggu, 17 November 2024 | 17:34 WIB | 0 Views Last Updated 2024-11-17T10:38:19Z
Sukabumi -jejakinformasi.id -Perguruan Islam Yaspida Darussyifa Sukabumi kembali ramai pemberitaan di media baik online baik Nasional maupun lokal. Dimana 4 Orang Santri meninggal dan 5 orang Santri luka - luka akibat Jebolnya tembok pematang Kolam di area Pontren Salafi modern tersebut.

Hal tersebut diungkapkan pihak perwakilan Yaspida Darussyifa Sukabumi kepada awak media saat konferensi pers di Auditorium Kampus Yaspida,Kamis (14/11/24).

Namun Lembaga Ajwi Kokab Sukabumi bergerak cepat melakukan penelusuran yang lebih mendalam, apakah benar apa yang dijelaskan pihak Yaspida Darussyifa Sukabumi?

Maka Tim investigasi langsung melakukan upaya meminta keterangan dari pihak warga sekitar Yaspida Darussyifa. Dan ada narasumber yang memberikan keterangan bahwa kejadian tersebut terjadi bukan karena santri/siswa bolos mengaji ,akan tetapi mereka itu dipekerjakan ikut penembokan/pengecoran tembok Kolam di Area Perguruan Yaspida Darussyifa Sukabumi.
Tak hanya sampai disitu, keterangan yang bertolak belakang dari warga dengan ketenangan dari pihak Yaspida,maka Tim pun melakukan upaya menemui korban selamat yang luka yang di rawat di RS. Setukpa polri. Sehingga Tim berhasil menemukan korban luka dan mendapatkan informasi bahwa dirinya waktu itu sedang bekerja melakukan penggalian tanah pondasi tembok yang jebol dan menimpanya.

Santri/Siswa tersebut juga saat dipertanyakan pihak keluarga ada yang nunggu, " Tidak ada karena belum tau,belum adanya komunikasi, hp nggak ada ", jawabnya saat ditemui di ruang rawat inap RS Setukpa polri Sukabumi, Kamis sore (14/11/2024).

Maka Kami Lembaga Ajwi Kokab Sukabumi dapat membuka tabir yang sebenarnya terjadi yaitu keterangan yang disampaikan pihak Yaspida adalah kebohongan publik demi menyembunyikan fakta yang sebenarnya
Maka Kami Atas nama lembaga AJWI Kokab Sukabumi akan melakukan pelaporan ke pihak DPP AJWI agar menyikapi Kebohongan publik tersebut.

Dan kami tegaskan bahwa pihak pemerintah kabupaten Sukabumi dan institusi berwenang yang diduga tak bekerja secara optimal untuk mengungkap tragedi melayang nya hilang nya nyawa tunas harapan bangsa. maka Kami sangat kecewa dan bertanya,ada apakah ini?

Terakhir kami dari DPC AJWI Kokab Sukabumi memohon pihak DPP AJWI untuk menindaklanjuti ke pemerintahan pusat yaitu kepada Presiden RI ke -8 Prabowo Subianto. Sehingga nantinya setiap Lembaga pendidikan bisa menjadi tempat yang nyaman dan Aman bagi Anak didiknya dalam meraih masa depan yang lebih baik lagi.

Padahal informasi terhimpun, Perguruan Islam, Yaspida Darussyifa Sukabumi lembaga pendidikan terbesar  yang siswanya juga banyak dari luar kota Sukabumi.


Tim Ajwi Kokab Sukabumi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×